
SDAMADA.ID Suasana meriah tampak di Pendapa Delta Wibawa Kabupaten Sidoarjo, Ahad (7/6/2026). Sejak pagi sekelompok orang dengan ID card panitia sibuk menyiapkan segala hal yang berkaitan dengan Grand Final Pemilihan Duta Wisata Guk & Yuk Cilik Sidoarjo untuk kategori anak-anak usia 8 sampai 12 tahun.
Pemilihan Duta Wisata Guk & Yuk Cilik Sidoarjo ini dibawahi oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sidoarjo.
Tujuan diadakannya pemilihan Duta Wisata Guk & Yuk Sidoarjo untuk mencari pemuda-pemudi potensial yang akan bertugas memperkenalkan, mempromosikan, dan mengangkat potensi pariwisata, seni, budaya, serta ekonomi kreatif Kabupaten Sidoarjo ke masyarakat.
Pukul 14.00 WIB, acara Grand Final Pemilihan Duta Wisata Guk & Yuk Cilik Sidoarjo dimulai. Ada 20 peserta yang telah lolos seleksi maju pada babak ini. Dua di antaranya murid Sdamada, sebutan untuk SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo.
Dua murid Sdamada itu Prastito Arya Dhikakelas 2 dan Kayshilla Arawindha, siswi kelas 4. Para peserta telah melalui serangkaian ujian berupa tes tertulis, unjuk bakat, wawancara mendalam hingga karantina.
Tim juri menilai dari beberapa aspek yaitu wawasan dan kecerdasan, penampilan dan etika, kepribadian, serta keberanian dan bakat.
Peserta unjuk kebolehan dalam fashion show, menari, dan menceritakan keunikan Sidoarjo selama satu menit.
Setelah semua rangkaian dilalui, tibalah pengumuman pemenang. Nama Prastito Arya Dhika dinobatkan sebagai Wakil II Guk & Yuk Cilik Sidoarjo.
Binar bahagia terpancar dari wajah Tito, panggilan sehari-hari siswa kelas 2 SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo (Sdamada) ini.
“Alhamdulillah, perjuanganmu selama ini membawa hasil, Nak,” ucap Arma, ibunya dengan syukur, gembira, dan haru.
Tito adalah anak ketiga dari tiga bersaudara pasangan Sahlan Ahmadi dan Arma. Lahir di Sidoarjo, 23 Maret 2017. Dia yang bercita-cita menjadi TNI AU memang giat mengikuti berbagai lomba mengasah bakat. Tito juga gemar bermain bola.
“Kegiatan sehari-hari mengaji, mengikuti les nyanyi, mengikuti les bahasa Inggris, belajar public speaking dan belajar ilmu pengetahuan serta budaya Sidoarjo sebagai persiapan mengikuti Guk & Yuk Sidoarjo,” papar Bunda Tito.
Tito juga pernah meraih juara 1 tahfiz dan juara 2 lomba matematika di Sdamada. Kepada teman-temannya, Tito berpesan agar selalu belajar di mana pun berada untuk meraih cita-cita setinggi-tingginya dan selalu berdoa serta patuh kepada kedua orang tua.
Saat diumumkan kategori Guk & Yuk Cilik Pesahabatan disebutlah nama Kayshilla Arawindha, siswi kelas 4 Sdamada. Senyum ceria terukir di bibirnya. “Alhamdulillah, proses tidak mendustai hasil,” ujar Jennar, ibunya.
Gadis cilik kelahiran Sidoarjo, 10 Desember 2015 ini memang mempunyai banyak kegiatan. Dalam sepekan berbagai les diikutinya, antara lain les public speaking, modelling, bina vokalia, tembang Jawa, dan berenang.
Persiapan menghadapi lomba Gus dan Yuk ini, putri tunggal dari pasangan Dimas Pramudyo dan Fida ini, belajar tentang pariwisata yang ada di Sidoarjo.
“Teman-teman tersayang, gelar ini bukan cuma milikku tetapi juga kebanggaan Sdamada. Aku yakin, kalian juga pasti bisa mengukir prestasi dengan cara kalian sendiri. Tetap semangat dan mari kita bikin Sdamada makin bangga,” kata gadis yang bercita-cita menjadi dokter dan penyanyi ini. (#)
Jurnalis Nana Liesdiana Penyunting Sugeng Purawanto TAGAR.CO