Pelepasan Siswa dan Imtihan Sdamada Bikin Haru

Foto Ika N. Prosesi pelepasan 61 siswa Sdamada dibarengi dengan ujian hafiz Quran. Sekolah ini meluluskan anak-anak yang paham ilmu dunia dan akhirat.

Sdamada.id Langit Sidoarjo cerah pada hari Ahad (17/5/2026). Pukul 06.00 WIB, Auditorium Ki Bagus Hadikusumo Smamda Sidoarjo dipenuhi undangan.

Sebanyak 200 orang terdiri dari siswa kelas 6 beserta orang tuanya, tamu undangan, dan dewan guru SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo (Sdamada).

Hari itu digelar acara pelepasan dan imtihan kelas 6 Sdamada dengan mengusung tema Meneguhkan Generasi Muslim Cerdas, Kreatif, dan Mandiri.

Sebanyak 61 siswa kelas 6 Sdamada mengikuti acara ini. Gamis dan kerudung putih nan anggun dikenakan oleh siswi kelas 6. Kemeja putih dipadu celana panjang hitam dan peci hitam bertuliskan Sdamada dipakai oleh siswa kelas 6.

Mereka berbaris rapi menunggu aba-aba untuk memasuki auditorium. Diiringi musik bertempo sedang, barisan yang terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, kepala urusan, wali kelas 6, dan 61 siswa berjalan beriringan menuju ruangan.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an surah An-Naba’ oleh Sabian Nadhir Ramadhan, kelas 5. Dia siswa terbaik ke-3 tahfiz Sdamada.

Dilanjutkan menyanyi lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars Sdamada. Semangat membara ketika menyanyikan ketiga lagu yang dipandu oleh Ifa Rahmawati, S.Pd., guru kelas 2 sekaligus ketua Lembaga Budaya Seni dan Olahraga (LBSO) Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Sidoarjo.

“Masyaallah…hebat banget. Layaknya dirijen internasional,” puji Djumiati, Wakil Ketua PDA Sidoarjo saat memberikan sambutan.

Kepala SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo, Alfiatun Naimah, S.Si., S.Pd. menyampaikan, sekolah ini meluluskan 61 siswa yang akan melanjutkan ke SMP Muhammadiyah, SMP Negeri, SMP swasta lain, atau pondok pesantren.

”Lanjutkanlah sampai cita-citamu tercapai dengan akhlak yang harus dipertahankan,” tuturnya.

Setelah acara pelepasa kelulusan siswa dilanjut imtihan tahfiz Al-Quran. Belajar dan hafalan Al-Quran Sdamada bekerja sama dengan Ummi Foundation.

Imtihan metode Ummi, kata Iswahyudi, Koordinator Ummi Sidoarjo menguji kemampuan hafalan dan bacaan siswa-siswi.

Salah satu siswa yang mendapat kesempatan diuji bernama Abid. Ketika ditanya cita-citanya, dia menjawab ingin menjadi hafiz Al-Qur’an. “Mengapa Abid ingin menjadi hafiz Al-Qur’an?” tanya Iswahyudi.

“Saya ingin memberikan mahkota kepada orang tua saya di akhirat nanti,” jawabnya. Seketika hadirin hening haru menetes air mata. (#)

Jurnalis Nana Liesdiana Penyunting Sugeng Purwanto TAGAR.CO

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top